Rabu, 05 Mei 2010

Just relax for a while

Yak, sudah cukup lama tidak update blog ini. Sekarang gw sedang sibuk TKA. Woow rasanya otak seperti diremas-remas. Pasalnya Selain TKA selama semester ini kalo dihitung-hitung gw mengerjakan 6 TKA mini (3 UTS, 3UAS). Efeknya lumayan membuat gw tertekan. Tertekan mental dan fisik karena dikejar-kejar deadline. Fiuuuh rasanya pengen lari aja deh cuma gw gak mau. Itu sama aja kayak pengecut. Jadi orang harus berani menghadapi masalah. Semakin sering lari dari masalah semakin sedikit pengalaman lo menyelesaikan masalah.Begitu juga ssebaliknya semakin sering menghadpai masalah dengan lapang dada, semakin jago juga kita meng-handle masalah.

He he tapi terkadang gw suka berpikir ngaco. Ketika sampai tahap gw lagi buntu mencari ide dan rasa takut dikejar deadline muncul, tiba-tiba sebuah kata tercetus di kepala gw "PERANG DUNIA Ke-3". Bawaannya gw seneng banget tuh kalo perang dunia 3 kejadian. Nah jadi kan gw gak harus ngerjain tugas-tugas ini. But Agaiiiiiiiin, itu pikiran bodoh. Pikiran untuk cari pelarian dari masalah.

Oke, gw yakin bisa ngerjain semua tugas ini. Hiaaaaaaattt. lewati ini dengan semangat.

Eh, tapi mengenai PD 3 itu gw kadang berharap kejadian. Kalo sampe perang itu kejadian dan negara kita mengadakan wajib militer, maka gw akan segera daftar jadi pasukan paramedis. Entah kenapa kayaknya gw pengen jadi para medis. Paramedis itu kalo enggak salah adalah pasukan medis yang ikut berperang. Ketika seorang prajurit terluka maka tugas si paramedis ini memberikan pertolongan. Nah, biasanya kalo lagi ketangkep pasukan musuh paramedis gak akan dibunuh. Dia disuruh untuk mengobati anggota musuh yang lagi terluka. Gw sendiri pun gak tau kenpa apunya cita-cita kayak gitu. Mungkin karena dasarnya gw punya hati lembut dan suka menolong kali ya (hahaha Narsis bandit banget).

Yaudah deh sekian dulu gw nulis-nulisnya. Lumayan refreshing juga ya kalo lagi nulis blog. Menulis tanpa batasan, mencurahkan isi hati, lepas semua penat. Sekian dulu. see you again!

Untuk gadis manis yang di sana. Sukses ya TAnya. You are always gonna be my love. No matter what you do to me and think of me. I will always love you. Yeaaaaaaaaahhhhh!!

Kamis, 19 November 2009

Pengangkatan Sang Ratu 1 (bintang merah)

Akhirnya mereka berempat memasuki Gerbang Andrin. Ketika memasuki Feorena wajah mereka berubah heran. Suasana di dalama Feorena tidak seperti biasanya. Kota ini dipenuhi dengan nuansa warna ungu, warna berkabung di Westervalia. Setiap rumah berlantai dua menggantungkan kain-kain berwarna ungu di bawah jendela mereka. Penduduknya pun mengenakan syal ungu dilingkarkan di leher. Ada juga yang memakai jubah berkerudung berwarna ungu melintas di jalan utama. Segera berbagai tebakan-tebakan muncul di kepala mereka mengenai hal ini.

Tiba-tiba saja mereka dihentikan oleh dua orang penjaga gerbang. “maaf, hari ini selain warga Feorena tidak boleh masuk.” Ujar salah seorang penjaga itu.
“Apa yang terjadi?” Tanya Ernouin.
“Maaf, ini rahasia. Hanya warga Feorena yang diizinkan masuk” jawab penjaga itu lagi.
"Tapi kami juga warga Feorena. Kami dari Akademi kedokteran” balas Ernouin.
“Buktikan, kalau kau dari Feorena” tantang penjaga itu.
Ernouin pun menunjukkan sebuah lencana berlambang cicak di atas daun obat yang ia ambil dari saku jubahnya. Penjaga itu pun memintanya untuk diperiksa. Walau begitu tampaknya kedua penjaga itu tidak mempercayai mereka.
“Boleh kami memeriksa kalian dulu?” ujar penjaga tadi.
“Tentu. Silakan.” Jawab Ernouin.


Kedua penjaga memeriksa tas mereka masing-masing. Lalu salah satu penjaga itu terkejut melihat pedang dan sebuah belati tergantung di pinggang Ernouin. Tiba-tiba terdengar suara pukulan yang keras. Penjaga yang satu lagi terjungkal ke tanah. Mulutnya mengeluarkan darah. Ia pun pingsan. Melihat temannya dipukul hingga pingsan, penjaga yang memeriksa Ernouin pun sontak mengarahkan tombaknya ke arah rombongan itu sambil membentak “Kalian pasti penyusup!”. Penjaga itu pun bersiap menghujamkan tombaknya ke dada Ernouin. Belum sempat tombak itu menembus dada Ernouin, seorang pria menghentikan gagang tombak dengan tanganya. Penjaga itu pun terkejut, perlahan ia menoleh ke pria itu. “komandan” ujarnya.

“Ada apa ini” tanya komandan penjaga ini.
“ Mereka penyusup. Mereka mengaku dari Akademi kedokteran tapi mereka membawa belati dan pedang di pinggang mereka. Selain itu mereka memukul Domus hingga pingsan”
“Ia tidak akan ku pukul jika ia tidak meremas buah dadaku!” kata Narasya membentak.
“Pedang dan belati itu merupakan perlengakapan standar kami” Kata Alasta menimpali.
“Hei, Ravenza. Ada apa ini , kenapa Feorena jadi berwarna ungu seperti ini?” kata Ernouin kepada komandan penjaga itu sambil melambaikan tanganya.
“oh, Ernouin. Ternyata kau.” Jawab komandan penjaga itu. “maaf, atas kekacauan ini. Silakan masuk”.
“Pak, mereka ini penyusup. Kita tidak boleh membiarkan mereka masuk”. Ujar penjaga tadi.
“Sudahlah Remetz, mereka benar-benar dari Akademi kedokteran. Hanya seorang perempuan dari Akademi kedokteran yang bisa membuat Domus pingsan” Jawab Ravenza. “bawa Domus ke pos jaga, baringkan dia sampai sadar sendiri. Walau begitu kau sudah melakukan tugas mu dengan baik, lanjutkan. Dan satu hal lagi, jangan pernah meremas dada perempuan kecuali dia istrimu”.
“Ba..baik pak” jawab Remetz si penjaga .

Rombongan itu pun akhirnya bisa masuk kedalam kota. Alasta heran atas apa yang terjadi hari ini. Jika hari ini Feorena berkabung tentu ada yang meninggal, tapi siapa? Kata Alasta dalam hati. Ravenza mengajak rombongan itu ke sebuah pos lain di dalam kota. Jaraknya tidak jauh dari pos pertama. Hanya beberapa meter sebelum sampai ke pos itu, Ravenza menginstruksikan dengan jarinya ke seorang penjaga untuk membawa empat buah syal berwarna ungu. Si penjaga pun segera membawanya kepada rombongan Alasta dan membagikanya. Alasata pun segera memakai syalnya.

“Raja Gardin terbunuh dua hari yag lalu.” Tiba-tiba Ravenza berkata. Alasta dan yang lain pun terkejut mendengarnya. “jangan bercanda kau Ravenza?” balas Ernouin tak percaya. “aku tidak bercanda” jawabnya serius. “orang-orang dari Endorim pelakunya. Yang mulia di bunuh di kamar tidurnya. Pelayan menemukan beliau bersimbah darah di atas tempat tidurnya. Lehernya digorok secara keji dan hampir putus.” Terdengar suara Ravenza gemetar karena kesal. Ia pantas kesal karena Raja Gardin adalah raja yang baik dan sangat di sayangi oleh seluruh rakyat Westervalia. Kematiannya yang tragis itu pasti membuat orang–orang Westervalia, terlebih orang Feorena, kesal. “Memang bedebah. Orang-orang Endorim itu!” umpat Ravenza sambil mengepalkan tangannya.

“tapi tahu dari mana pembunuhnya adalah orang-orang dari Endorim? Bukankah pelayan menemukan raja ketika ia sudah tewas” Vesia bertanya. Ravenza menoleh ke arah Vesia. “Chov’sika, pisau Chov’sika. Pisau itu terjatuh di dekat jendela dan berlumuran darah. Pisau itu hanya dimiliki orang-orang Endorim. Mereka membunuh raja karena beliau tidak menyetujui Westervalia ,membantu Endorim dalam perang melawan kerajaan Veturia.”


“apa maksudnya?” Tanya Narasya. “seminggu yang lalu. Ada utusan dari orang Endorim datang ke Feorena. Tadinya aku tidak tahu apa maksud kedatangan mereka, tapi setelah beberapa jam berlalu Yang mulia menyampaikan pengumuman bahwa pertemuan tadi adalah pertemuan yang bertujuan untuk membentuk aliansi antara Westervalia dan Endorim dalam perang melawan kerajaan Veturia. Yang mulia menyatakan bahwa Westervalia akan tetap bersikap netral.” Ravenza pun terdiam sesaat. “mungkin karena itulah beliau di bunuh. Mungkin mereka berpikir lebih baik untuk melenyapkan Westevarlia sekalian jika tidak mau diajak aliansi.”

“Benar-benar kerajaan yang menyebalkan” ujar Narasya. “jadi apa yang akan dilakukan kerajaan kita mengenai hal ini?” lanjutnya. “Belum. Keputusannya akan ditentukan malam ini pada acara berkabung. Siapa yang akan menggantikan raja pun akan diputuskan malam ini di lapangan istana.”

“malam ini?” tanya Ernouin. “ya. Pastikan kalian hadir” balas Ravenza. “baiklah, silakan lanjutkan perjalanan kalian ke akademi. Aku akan melanjutkan tugas berjaga. Sampai jumpa nanti malam.”

Ernouin hanya mengganguk dan melambaikan tangannya ke arah Ravenza

Kiamat

Akhir-akhir ini banyak orang heboh membicarakan kiamat.Takut kalau kiamat akan segera terjadi, tepatnya tahun 2012. Tidak salah lagi ini akibat dari film 2012. Sebuah film yang menceritakan bahwa suku Maya kuno meramalkan hancurnya peradaban manusia pada tahun 2012 karena bencana alam yang dahsyat. Di dalam film tersebut digambarkan bahwa dunia benar-benar mengalami dahsyat. Tanah-tanah terbelah, Lautan menggirimkan Tsunami setinggi 1500 M, gunung berapi memuntahkan lahar dalam jumlah yang gila-gilaan. Singkatnya, dalam film itu manusia mengalami kombo dari bencana-bencana alam yang terjadi serentak.

Nah, sakin hebatnya efek film yang dibuat oleh sutradara Roland Emmerich ini, orang-orang percaya bahwa ketika kiamat keadaanya seperti itu. Banyak orang yang menjadi ngeri, ketakutan, STRESSSS, dan ada juga yang bunuh diri karena gak kuat harus menghadapi keadaan dunia seperti itu atau yang paling lucu buat gw adalah film 2012 itu sampe gak boleh di tonton, "mengganggu keimanan" katanya.

Pendapat gw, kiamat itu bisa datang kapan aja, entah 2012, 2090, 4500, bulan depan, minggu ini, entar malam, atau bahkan ketika gw menekan tombol "." di akhir kalimat ini.

.

..

...

....

......



Fiuuuuh, Amin gak terjadi apa-apa. Tombol "." udah gw pencet tapi gw tetap bisa nulis. Jadi gw akan lanjutkan lagi.

Oke balik lagi ke topik kiamat. Kiamat itu bukan untuk ditakuti tapi memang untuk dihadapi. Sama kayak masa tua. Masa tua itu udah pasti akan datang ke setiap manusia, dan gak akan bisa dihindari, kalu bisa malah dinikmati. Dari zaman batu sampai sekarang, belum ketemu kan obat anti tua. Kalaupun ada itu cuma pencegah kerut di wajah supaya gak kelihatan tua. Tapi...tuanya tetep kan? Nah kiamat juga kayak gitu dia pasti datang dan gak bisa di hindari. Cara bagus untuk bertemu kiamat adalah banyak-banyakin berbuat baik, berpikir positif, atau lakukan segala sesuatu yang lo percaya bisa bikin lo masuk surga. Nah, kalo udah siap-siap kan gak ada yang perlu dikhawatirkan. Nothing to lose. Mati pas kiamat sukur, karena udah yakin masuk surga. Gak mati juga sukur, karena masih hidup. Yak jadi pesan gw adalah, gak usah takut sama kiamat. Tunggu dan hadapi saja.

Sabtu, 26 September 2009

Lirik yang mebuat hati saya bergetar!!

Silence
Matisyahu

(In Hebrew)
"Let it be your will that my words of my mouth and the meditations of my heart come before you, God my rock, my redeemer"

I will crush my fantasy
bring me olive oil crushed for his majesty
to shine a warmth into eternity
this is an eternal decree
we'll dance like flames for there's no gravity
for now i'm just a candle tryin to stay lit in this windy night
got to crush my fantasies of how this life is supposed to be

Bring my broken heart to an invisible king with a hope one day you might answer me
so i pray dont you abandon me
your silence kills me
i wouldnt have it any other way
is it wrong to think you might speak to me
you might speak
would it be words and what would you say
its so heavy, a heavy price to pay

your silence






Demikianlah liriknya. entah kenapa lirik ini sangat menyentuh hati saya. Lirik yang sangat dalam artinya, mungkin pengalaman pribadi si pengarang. Yang mebuat hati saya tambah bergetar adalah, lagu ini dinyanyikan hanya dengan iringan petikan gitar. mungkin jika anda ingin mendengarnya coba carilah lagunya di 4shared. Kata kunci yang mungkin "Matisyahu silince". selamat mendengar.

Kamis, 23 Juli 2009

Akhirnya kembali

Wah, lama juga nih blog gak gw apa-apain. Buat yang baca cerita redstar maaf yah menunggu lama. Ceritanya belum berlanjut karena gw sibuk banget magang. berangkat pagi pulang malem langsung tepar. Gimana mau lanjutin nih cerita. Tapi tenang aja, bentar lagi gw akan melanjutkan ceritanya.

Senin, 01 Juni 2009

Blunder iklan Espresso (komen anak ingusan)

Hai. Teman-teman ada yang pernah liat iklan permen espreso yang ada nardji cagur nya blom? Gw sekedar pengen komentar sedikit mengenai iklan itu, iklan itu sebenernya ngejatohin produknya sendiri. Sebelum gw kasih tw blundernya lebih baik gw critain iklannya sekilas. Iklan d mulai dengan narji dan seorang cowo, jalan di koridor kampus sambil main tebak2an. Si narji makan permen kopi tapi mukanya terlihat seperti orang keaseman (makan permen kopi kok asem?). Si cwo ngash tebak2an ke narji. Tebakan2nya gini "kenapa superman pake sayap d blakang?". Si narji bingung dan mukanya masih asem. Si cwo pun nepuk punggung narji. Meluncurlah permen kopi keluar dari mulut narji. Si cwo bilang "ya, makan permen kopiko...song, pantesan kopong." maksudnya mungkin permen kopi kosong disamakan dgn otaknya yang kopong. Setelah itu si cwo ngasih espreso. Stlah itu nanya jawabannya "jadi jawabannya apa?". Si cwo jwb "klo d dpn itu kaya orang cukur rambut". Trus mereka ktawa2. Nah blundernya adalah setelah makan espreso narji tetep gak bisa jwb tbak2annya, berarti espreso sama aja kopong kaya permen kopiko...song saingannya. Harusnya kan stlah makan espreso si narji bisa jwb, jadi produk espreso itu beda dari kompetitornya. Yah ini sih cman komentar ank ingusan tapi cukup masuk akal kan. He he he... Di iklan produk kan hrus jd jagoan.

terima kasih mati lampu

Mati lampu mungkin menyebalkan bagi sebagian orang, tapi buat gw nikmat banget. Sesuatu yang orang lain mungkin gak ngerti.
Nama gw marco. Gw adalah laki2 yang biasa aja, tinggi enggak, ganteng juga enggak. Yah serba biasalah, kurang banyak yang menonjol. Kalau pun ada, pasti itu perut...dan si "jack" yang ada di bawahnya (itu pun menonjol kalo ada cw hot he he he). Kalo dipaksa untuk nyari2 kelebihan yang paling menonjol dari diri gw, cuma satu yang gw yakin dan temen2 gw setuju, yaitu MENGHAYAL. Entah kenapa gw paling doyan menghayal (yang jelas bukan ngayal jorok, itu mah anak SD juga bisa). Menghayal diri gw jadi penyihir, jadi jedi, dan paling doyan adalah jadi tentara ato minimal jadi wartawan perang he he he.
Menghayal ini udah gw lakukan dari SD sampai sekarang. Waktu SMP gw coba nyeritain ke temen2 gw khayalan2 gw, tapi kayaknya otak mereka gak nyampe untuk ngikutin khayalan gw (sombong he he he). Sakin seringnya gw cerita, ada temen gw yang namanya oot ngecap gw "marco si tukang ngayal", dan sebutan itu tersebarlah ke teman2 gw yg laen. Akhirnya mereka ngecengin gw kalo lg ngayal. Gw risih bgt d panggil kyk gt. Tapi gw tetap suka ngayal. Saat itu gw berpikir klo ngayal adalah hal lumrah. Pas d SMA gw punya tiga guru les yang bisa baca kepribadian lewat garis tangan, tulisan tangan, ma warna aura. Gw emang gak percaya ama yg bgitu2an tapi cuman bwt fun2 aja. Tapi entah kenapa ketiganya punya jawaban sama "co, daya imajinasi lo tinggi banget". Gw heran, padahal gw d tes ma ketiganya bukan pada hari yang sama.
Untungnya pas kuliah gw dpt advertising, dimana berimajinasi itu halal hukummya. Gw sempat berpikir dari mana keahlian ngayal ini. Tiba2 gw inget bahwa ultah gw sama kayak tgl meninggalnya Adolf Hitler. Ni orang juga doyan ngayal. PD 2 adalah akibat dari khayalan2nya dy untuk jadi penguasa eropa. Secara otomatis urat ngayal gw mencari2 hubungan antara khayalan gw dgn Hitler he he he (dasar org aneh). Nah tapi apa hubungannya ma mati lampu?
Nah, ini dia yang berhubungan dengan mati lampu. Belakangan ini gw seneng banget ngayal jadi tokoh yang klo dia muncul aura kegelapannya kental banget. Entah tiba2 awan jadi gelap, tiba2 mati lampu, atau hal2 serem lainya. Gw merasa hal itu keren dan cool abiss (meminjam istilah Raudha, he he maaf ya Janah. Gw gk maksud membunuh karakter lo ^^v). D otak gw kayaknya pengen bgt bikin video di mana gw lagi jalan di gang trus lampu di gang itu mati semua. Yah tapi gw realistis aja. Hal kayak gtu susah di lakukan, itu hanya jadi sebatas mimpi sampai akhirnya suatu hari, Tuhan mengizinkan gw untuk merasakan hal itu.
Special Effectnya bener2 canggih dan cool abiss (Janah, minjem lagi ya), tapi sayang gak ada kamera dan temen yang nyaksiin. Kejadiaanya waktu semester 1, waktu itu hari berjalan biasa aja. Gw naik angkot sampai tujuan. Setelah itu gw turun dan ngasih duit ke sopirnya. Lalu gw nyebrang menuju gang yang biasa gw lewatin kalo mw pulang ke rumah. Gang ini ada gapuranya. Nah di gang ini lah hal keren terjadi. Waktu gw menginjakkan kaki kanan di gapura itu, sedetik kemudian lampu dua rumah di kiri kanan gw mati disusul rumah sebelahnya dan disusul rumah sebelahnya lagi, terus sampai lampu rumah palin ujung gang padam. Ngeliat hal itu gw sedikit shock, ngeri juga lampu tiba2 mati pas gw dateng. Tapi emang dasar tukang ngayal, perasaan gw langsung girang setengah mati. Gw langsung jalan pelan2 ngelewatin dgn gaya jalan misterius dan niru2 suara ketawa tokoh khayalan gw. Merasa gw punya aura kegelapan. Untungnya pas gw lagi kayak gtu gak ada orang yang ngeliatin ha ha ha ha. Trus tadi juga pas gw pulang ke rumah naek motor, lampu komplek rumah gw mati sekejap. sesaat setelah gw matiin mesin motor. Dengan segera otak ngayal gw pun beraksi kemana-mana. Ha ha ha aneh ya, tp gpp, gw ngerasa ada kepuasan batin yang tak terungkapkan. Terima kasih Tuhan, thx mati lampu, sudah membantu memuaskan dahaga khayalan saya. Ho ho ho